SENIN
03 Agustus 2020

Isran Yakinkan Atlet Kaltim Mampu Bersaing di Papua, Hanya Zona Medali yang Berangkat ke PON

30/11/2019
Gubernur Kaltim Isran Noor percaya kontingen Kaltim mampu menorehkan prestasi terbaik di ajang PON XX/2020 Papua. Dukungan penuh kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) siap diberikan.

DALAM sebulan ke depan, Isran Noor meminta KONI Kaltim mempelajari psikologi masyarakat di Papua. Mantan bupati Kutai Timur ini menekankan kepada atlet untuk tetap berjuang tanpa rasa takut. "Karena mereka juga saudara kita. Tetap hati-hati, kondisi kehidupan di sana memang berbeda. Namun itulah kebanggaan Indonesia, dengan banyak berbudaya," kata Isran.

Optimisme Isran jika Kaltim mampu bersaing dalam pesta olahraga empat tahunan itu cukup beralasan. Mengingat dia sendiri yang bakal memastikan atlet peraih zona medali di pra-PON 2019 yang dikirim ke Papua. "Iya, kami akan pastikan kirim atlet sebanyak-banyaknya. Maksimal peringkat satu hingga tiga tiga pra-PON yang ke Papua. Supaya nanti yang berangkat betul-betul diharapkan bisa mendulang medali di PON. 1 itu peraih emas, 2 perak, dan 3 perunggu," tegasnya usai membuka rapat anggota KONI Kaltim, Kamis (28/11).

Rapat Anggota 2019 KONI Kaltim bergulir kemarin di HARRIS Samarinda Hotel. Seluruh anggota KONI meliputi 56 cabang olahraga, 10 KONI kabupaten kota, dan 6 badan fungsional hadir. Selain mengevaluasi dan menyusun program kerja, mereka membahas peluang Kaltim pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Papua.

Dimulai dengan pemaparan Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya. Zuhdi g menegaskan, pada pra-PON 2019, kontingen Benua Etam telah eksis berada di peringkat empat besar nasional. Kendati pada partisipasi tersebut di luar dari Papua selaku tuan rumah yang lolos will card. Namun, tetap jadi gambaran umum kekuatan Kaltim pada PON nantinya.

"Kaltim sudah meraih 42 emas, 50 perak, dan 49 perunggu pada Pra-PON 2019 ini," tegas Zuhdi. Dia yakin, pencapaian atlet Kalti  meningkat dan tampil lebih maksimal di ajang sesungguhnya. Oleh karena itu, Zuhdi merasa perlu dukungan pemerintah daerah dalam menyongsong PON. Berbagai persiapan harus dilakukan, mulai menggulirkan pusat latihan daerah (Puslatda).

Direncanakan, puslatda digelar selama enam bulan sebelum boyongan ke Papua nanti. "Atlet akan difokuskan pada satu tempat menjalani latihan. Kemudian dirangkai dengan try out, sebagai ajang uji coba untuk mengevaluasi performa," katanya. Zuhdi melanjutkan, agenda itu u perlu dukungan pemerintah. Sehingga prestasi emas di PON XX/2020 di Papua bisa tercapai.

 Mengingat kompetisi anta daerah dalam ajang tersebut lebih berat dari multi-event serupa sebelumnya. "Biaya  transportasi satu atlet ke Papua sama dengan lima orang ke Jakarta. Kemudian juga indeks konsumsi di sana jauh lebih mahal. Dijelaskan KONI Pusat dalam sekali makan perlu minimal Rp 150 ribu," tuturnya. Sementara itu Wakil Ketua I KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno menegaskan, rapat anggota merupakan kewajiban KONI.

Sebab kegiatan rutin itu membahas rencana yang akan dihadapi tahun berikutnya. Dimana pada 2020 KONI harus menyiapkan kontingen untuk menuju PON Papua. "Ini merupakan kegiatan strategis. Untuk mengatur upaya dalam mewujudkan prestasi Kaltim di PON," katanya. Purnawirawan TNI bintang dua itu pun menyebut, telah menyampaikan kondisi Papua terkini kepada KONI Kaltim. Dengan harapan dapat mempersiapkan mental.

"Agar mereka lebih siap ketika berada di Papua. Dengan kondisi venue yang sedang dibangun, harapannya segera selesai. Kemudian dihadapkan dengan keterbatasan akomodasi, begitu juga kondisi konsumsi, dan keamanan yang dihadapi," imbuhnya. Selain itu kaitannya dengan harga-harga yang mahal. Bila tidak disiapkan dengan baik, bisa-bisa semua perencanaan yang disusun tidak akan jalan.

"Jadi apa yang kami sampaikan harus menjadi bahan untuk survei dan analisis kebutuhan. Kalau biasanya indeks makan di sini, satu orang cukup Rp 50 ribu, di Papua harus Rp 150 ribu. Jadi itu semua harus segera dipersiapkan," pungkasnya.(*)

Batasan Umur Menyesuaikan
SAMARINDA–Agar kegiatan olahraga nasional tak mandek, KONI Pusat adakan rapat dalam jaringan (daring) dengan seluruh KONI…
Kejurprov Gulat Junior Kaltim Momen Regenerasi
Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Gulat Junior Kaltim bergulir di Balikpapan Sport & Convention Center (BSCC) Dome Balikpapan.…
Pencairan Bonus Lebih Cepat
Kabar baik untuk atlet berprestasi di kuali? kasi pekan olahraga nasional (pra-PON). Wacana pemberian bonus yang diagendakan…
Pra-PON, Anggar Sukses Bawa Pulang Tujuh Medali
SEMARANG - Tampil di Pra-PON 2019 pada 10-14 Oktober, skuat Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Kaltim sukses. Boyongan…
Zuhdi Motivasi Layar Menuju SEA Games di Filipina
JAKARTA - Gelaran pesta olahraga dua tahunan bertajuk SEA Games 2019 di Filipina bakal segera dihelat. Sebanyak 11 negara…
Raih Satu Emas di Pra-PON, Biliar Kaltim Ukir Sejarah
Berhasil meraih emas dalam pentas pra-PON, Biliar Kaltim mencetak sejarah dengan skor terbaik.JAKARTA-Persatuan Olahraga…
Optimistis Satu Emas
Tenis meja kaltim ditargetkan mampu tampil moncer di kandang. Menjadi tuan rumah Pra-PON 2019, medali emas menjadi bidikan…
Kempo Dilantik 23 Agustus
SAMARINDA - Untuk kali kedua Iskandar memimpin Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kaltim. Ya, setelah sukses…
Asa Binaraga Jaya di Papua
SAMARINDA – Kejuaraan provinsi (kejurprov) binaraga digelar di Taman Budaya Samarinda, Minggu (28/7). Ajang tersebut jadi…
M Yamin Pimpin Gabsi Kaltim
Menyongsong Pekan Olahraga Nasional XX/2020 di Papua, Gabsi Kaltim akan mengarungi riam perjuangan dengan nakhoda baru.SAMARINDA–Kepengurusan…